Tips Mudah Belajar Pelajaran Eksak
- Kuasai bahasa
- Drill
- Mengerjakan variasi soal
- Logika
Pahami istilah-istilah dalam Matematika, istilah-istilah dalam Fisika, istilah-istilah dalam Kimia. Sebagai contoh, hipotenusa, tegak lurus, sejajar, luas, volum, memuai, mengembun, meleleh, dan lain-lain. Istilah-istilah tersebut sebenarnya sering kita dengar bahkan sering kita pakai, tapi sebagian besar kita tidak paham artinya. Karena kita tidak paham artinya maka kita juga akan kesulitan dalam mengingat atau menentukan rumusnya.
Pengulangan terus-menerus akan membuat kita semakin paham akan bahasa dari soal, semakin paham akan bahasa dan kata-kata dalam soal, maka semakin hafal juga konsep yang ditepat untuk diterapkan untuk menyelesaikan soal sejenis.
Sekali lagi ini hanya masalah bahasa, semakin baik penguasaan bahasa, maka soal variasi apapun akan dengan mudah diselesaikan. Misalnya banyak yang hafal (bukan paham) rumus keliling persegi panjang yakni K=2*(p+l), tetapi banyak yang tidak bisa menjawab kalau yang ditanyakan adalah panjang (p) atau lebar (l) nya.
Jika penguasaan bahasa bagus, maka logika atau penalaran dalam menyelesaikan soal juga akan bagus.
Jadi intinya, apapun yang kita pelajari yang terpenting adalah pemahaman bahasa. Yang kedua setelah pemahaman bahasa adalah kemauan. Tingkatkan kemauan dan semangat belajar. Paham tapi tidak memiliki kemauan untuk menyelesaikan soal-soal maka soal tidak akan terselesaikan. Terkadang kita sudah paham soal dan mengetahui cara mengerjakannya, tapi masih belum ketemu juga jawabannya, baru mencoba dua atau tiga kali sudah menyerah, padahal kemungkinan kesalahan jawaban dikarenakan ketidaktelitian dalam mengerjakan soal. Jadi setelah ada kemauan juga perlu ada ketelitian.
Dan hal yang sebenarnya sepele tapi sering terabaikan adalah masalah pemindahan ruas pada persamaan atau pertidaksamaan. Hal ini sebenarnya cuma menggunakan satu kalimat kunci yakni, "Tegakkan Keadilan". Maksud saya begini, kita harus melakukan hal yang sama pada masing-masing ruas persamaan. Sebagai contoh saya mengambil rumus keliling persegi panjang.
Contoh soal :
Ada soal seperti ini, sebuah lapangan berbentuk persegi panjang, dengan panjang 50 m, jika Rizuki berlari mengelilingi lapangan satu kali dan menempuh jarak 150 m, tentukan lebar lapangan tersebut.
Jawab :
Diketahui :
Keliling (K) = 150 m
Panjang (p) = 50 m
Ditanya : Lebar (l)
Jawab : K = 2*(p+l) (perhatikan tanda "=" merupakan batas ruas, ada ruas kiri dan ruas kanan), karena kita akan mencari lebar (l), maka kita harus menghilangkan angka 2 dan p.
Pertama hilangkan angka dua di bagi kedua ruas dengan angka 2 (ingat harus adil, jika ruas kanan dibagi 2 maka ruas kiri juga sama). Sehingga sekarang persamaannya menjadi
K/2 = p+l
Berikutnya kita harus menghilangkan p diruas kanan dengan cara mengurangkan dengan p (ingat p-p = 0), dan juga perlu diingat, kita harus adil jika ruas kanan dikurangkan dengan p maka ruas kiri juga harus dikurangkan dengan p, jadi persamaannya sekarang :
K/2 - p = l
Masukkan data yang diketahui :
150/2 - 50 = l
75 - 50 = l
25 = l
Jadi lebar lapangan adalah 25 m.
Semoga bermanfaat. Untuk share di facebook, klik icon facebok tombol di bawah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar